Berikut ciri-ciri internal control yang baik atas persediaan:

  1. Adanya pemisahan tugas dan tanggung jawab (segregation of duties) antara bagian pembelian, penerimaan barang, gudang, akuntasi dan keuangan.
  2. Digunakannya formulir-formulir yang bernomor urut tercetak (prenumbered), seperti permintaan pembelian (purchase requisition), order pembelian (purchase order), surat jalan (delivery order), laporan penerimaan barang (receiving report), order penjualan (sales order), faktur penjualan (sales invoice).
  3. Untuk pembelian dalam jumlah besar dilakukan melalui tender
  4. Adanya sistem otorisasi, baik untuk pembelian, penjualan, penerimaan kas/bank, maupun pengeluaran kas/bank.
  5. Digunakannya anggaran/budget untuk pembelian, produksi, penjualan dan penerimaan serta pengeluaran kas.
  6. Pemesanan barang dilakukan dengan memperhitungkan economic order quantity dan iron stock
  7. Digunakannya perpetual inventory sistem dan stok card, terumata diperusahaan yang nilai persediaan perjenisnya cukup material.

DAFTAR PUSTAKA

Agoes, S.  2018. Auditing-Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Kantor Akuntan Publik (Buku 1 ed. 5)Jakarta: Salemba Empat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *