1.      Elon Musk

Masa kecilnya berada di Afrika Selatan kemudian pada umur 17 Tahun bermigrasi ke kanada dan berpindah ke Amerikan sebagai mahasiswa pindahan ke University of Pennsylvania.

Mempunyai perusahaan di bidang transportasi dengan strategi yang revolusioner seperti Tesla yang membuat mobil listrik. Saat ini memiliki 21% saham Tesla tetapi telah menjaminkan lebih dari setengah sahamnya sebagai jaminan untuk pinjaman; Forbes telah mendiskon sahamnya untuk memperhitungkan pinjaman. dan Space X yang memproduksi roket luar angkasa. Nilai perusahaan roket ini bernilai $100 miliar setelah putaran pendanaan pada Desember 2021.

Selain itu Elon Musk juga mempunyai saham di perusahaan Sosial media yaitu Twitter. Dimana pembelian sahamnya dilakukan pada tanggal 25 April 2022 dengan prosentase  saham 9,1 %  dari keseluruhan saham Twitter dengan harga $44 miliar.

2.     Bernard Arnault

Bernard Arnault mengontrol kerajaan bisnis bernama Moët Hennessy Louis Vuitton atau sering dikenal dengan LVMH. LMVH ini mempunyai 70 merek fashion dan kosmetik, termasuk merk barang mewah Louis Vuitton dan Sephora.

Berasal dari keluarga kaya dimana ayahnya memiliki usaha di bidang konstruksi. Dengan meneruskan usaha ayahnya, Pada tahun 1985 Bernard Arnault telah mengumpulkan uang senilai $15 juta dan memutuskan untuk memulai usahanya sendiri dengan membeli Christian Dior dengan uang tersebut. Dalam menjalankan usahanya Bernard Arnault dibantu empat dari lima anaknya yang bernama Frédéric, Delphine, Antoine, dan Alexandre.

Pada Tahun 2019 LVMH melebarkan sayapnya dengan membeli grup perhotelan mewah yaitu Belmond seharga $3,2 miliar. Tidak hanya memiliki 46 hotel mewah saja, grup ini juga memiliki kereta api dan kapal pesiar sungai.  Pada Januari 2021, LVMH juga mengakuisisi perhiasan Amerika yaitu Tiffany & Co senilai $15,8 miliar, yang diyakini sebagai akuisisi merek mewah terbesar yang pernah ada.

3.     Jeff Bezos

Jeff Bezos mendirikan perusahaan e-commerce raksasa yaitu Amazon pada tahun 1994 dari garasinya di Seattle. Dia mengundurkan diri sebagai CEO untuk menjadi ketua eksekutif pada Juli 2021. Pada tahun 2019 Jeff Bezos memberikan memberikan seperempat dari 16 % saham amazon kepada MacKenzie sebagai konsekuensi dari perceraian dengannya. Pada tahun 2021 Jeff Bezos menjual saham Amazon senilai $8,8 miliar dan memberikan beberapa saham yang dimilikinya hingga tersisa 10 % kepemilikan saham Amazon.

Selain itu Jeff Bezos memiliki The Washington Post dan sebuah perusahaan kedirgantaraan yang mengembangkan roket yaitu Blue Origin. Dari perusahaan ini, Jeff Bezos berani menjelajahi luar angkasa pada bulan Juli 2021.

4.     Bill Gates

Bill Gates mempunyai perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi yaitu perusahaan perangkat lunak  Microsoft. Perusahaan ini di dirikan pada tahun 1975 bersama Paul Allen (meninggal pada tahun 2018).  Pada Maret 2020 Bill Gates mengundurkan diri dari dewan Microsoft dan masih menyisakan memiliki sekitar 1 % yang dimilikinya.

Pada bulan Mei 2021, Bill Gates dan Melinda mengakhiri pernikahan yang sudah berjalan selama 27 tahun dengan  diumumkan status perceraian tersebut di akun Twitter masing-masing. Atas perceraian tersebut Bill Gates mentransfer setidaknya $5,7 miliar sahamnya di perusahaan publik ke Melinda.  Hingga saat ini, Bill Gates dan Melinda masih menjadi ketua dari yayasan amal yaitu Gates Foundation. Disamping itu Bill Gates juga telah menyumbangkan sekitar $35,8 miliar saham Microsoft ke Gates Foundation.

Bill Gates memutuskan untuk mengubah kekayaannya dari perusahaan perangkat lunak Microsoft menjadi kekayaan yang beragam termasuk investasi energi nol-karbon dan berinvestasi di beberapa perusahaan lain termasuk Canadian National Railway dan AutoNation, serta salah satu pemilik lahan pertanian terbesar di AS.

5.     Gautam Adani

Gautam Adani mempunyai kerajaan bisnis yang bergerak di bidang infrastruktur yang dikenal dengan  Adani Group dengan nilai pendapatannya sebesar $13 miliar. Grup ini berkembang tidak hanya fokus ke infrastruktur saja tapi juga mencakup kooditas, pembangkit listrik dan transmisi serta real estat. Perusahaan ini juga mengendalikan pelabuhan Mundara yang merupakan pelabuhan terbesar di India yang berlokasi di Gujarat. Pada bulan September 2020 telah mengakuisisi 74% saham bandara tersibuk di India yaitu Bandara Internasional Mumbai bahkan juga  telah menjadi operator pada bandara tersebut.

Tak hanya melebarkan sayap di India saja, tapi juga bergerak di luar negeri dengan kegigihan dan perjuangan yang alot  yang membutuhkan waktu kurang lebih 9 (sembilan) tahun bagi Adani grup untuk mempunyai Abbot Point yaitu sebuah proyek pertambangan batu bara kontrovesial di Australia. Tambang batu bara ini merupakan tambang batu bara yang Carmichael-nya terkenal sebagai salah satu yang terbesar di dunia.

Di masa depan Adani grup menargetkan ingin menjadi produsen energi hijau terbesar di dunia dan mengatakan dia akan menginvestasikan hingga $70 miliar untuk proyek energi terbarukan.

 

Daftar Pustaka

Forbes. Mei 2022. The Real-Time Billionaires List. www.forbes.com diakses tanggal 6 mei 2022

 

DISCLAIMER

Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. Jika ada materi di dalam blog ini yang mungkin ada unsur duplikasi baik berupa teks maupun gambar tanpa memuat sumber/referensi, maka silakan hubungi kami. Kami tidak bertanggungjawab atas kerugian yang dialami mendasarkan pada materi publikasi ini secara langsung maupun tidak langsung, baik yang disebabkan oleh kelalaian atau hal lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.