Penyusutan (deprecition) adalah proses akuntansi untuk mengalokasikan biaya perolehan aset berwujud kepada beban secara sistematis dan rasional pada periode-periode dimana perusahaan mengharapkan manfaat dari penggunaan aset (Kieso et al., 2018:697). Penyusutan menurut alokasi biaya perolehan atau sebagian besar harga perolehan suatu aset tetap selama masa manfaat aset itu (Frensidy, 2019:266).

Penyusutan menurut Hery (2017:274) adalah alokasi secara periodik dan sistematis dari harga perolehan aset selama periode-periode berbeda yang memperoleh manfaat dari penggunaan aset yang telah dibebankan (melalui pemakaian) dalam periode-periode sebelumnya. Beban penyusutan adalah pengakuan atas penggunaan manfaat potensial dari suatu aset. Akumulasi penyusutan adalah kumpulan dari beban penyusutan periodik. 

Metode Penyusutan

Beberapa metode menghitung penyusutan (Frensidy, 2019:266) antar lain:

1.         Metode garis lurus (straight line)

2.         Metode saldo menurun (delining balance)

3.        Metode saldo menurun ganda (double declining)

4.        Metode jumlah angka tahun (sum of the years’ digits)

5.        Metode bunga efektif (effective interest method)

6.        Metode unit produksi (production unit)

 

 

 

 

Daftar Pustaka

E. Kieso, Donald, Jerry J, Weygandt and Teery D. Warfield. (2018). Akuntansi Keuangan Menengah: Intermediate Accounting, Edisi IFRS. Jakarta: Salemba Empat.

Frensidy, Budi. 2019. Matematika Keuangan, Edisi keempat, Jakarta: Salemba Empat.

Hery. 2017. Akuntansi Dasar 1 dan 2. Jakarta: PT Grasindo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.