Risiko audit (audit risk) adalah risiko yang mana auditor memberikan opini yang tidak sesuai ketika laporan keuangan memuat salah saji material. Risiko audit menurut ISA 200.13c bahwa auditor menyatakan suatu opini audit yang tidak tepat ketika laporan keuangan mengandung kesalahan penyajian material. Risiko audit memiliki tiga komponen, yaitu: risiko bawaan, risiko pengendalian dan risiko deteksi.
a.       Risiko bawaan (inherent risk) adalah kerentanan dari saldo akun atau kelompok transaksi terhadap salah saji yang dapat bersifat material dengan asumsi bahwa tidak ada yang terkait dengan pengendalian internal, baik untuk masing-masing salah saji maupun ketika salah saji tersebut digabungkan dengan salah saji di saldo akun atau kelompok transaksi lainnya. Risiko ini melekat dan sudah ada sebelum audit dilakukan.
b.      Risiko pengendalian (control risk)  adalah risiko yang mana salah saji dapat terjadi di dalam saldo akun atau kelompok transaksi dan dapat bersifat material, baik untuk masing-masing salah saji maupun ketika salah saji digabungkan  dengan salah saji di saldo akun atau kelompok transaksi lainnya, yang tidak dapat dicegah atau dideteksi dan dikoreksi secara tepat waktu menggunakan sistem akuntansi dan sistem pengendalian internal.
c.       Risiko deteksi (detection risk) adalah risiko yang mana prosedur-prosedur substantif yang dilakukan auditor tidak akan mendeteksi salah saji yang ada di dalam saldo akun atau kelompok transaksi, dan dapat bersifat material, baik untuk masing-masing salah saji maupun ketika salah saji tersebut digabungkan dengan salah saji di saldo akun atau kelompok transaksi lainnya.
Risiko bisnis (business risk) adalah risiko-risiko yang dihasilkan dari kondisi, peristiwa, situasi atau tindakan penting yang dapat berdampak merugikan terhadap kemampuan entitas untuk mencapai tujuannya dan melaksanakan sejumlah strateginya. Risiko bisnis ini mungkin pada akhirnya akan berdampak pada laporan keuangan entitas, yang mana tidak setiap risiko bisnis akan ditafsirkan secara langsung terkait risiko salah saji material dalam laporan keuangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.