Pengertian Administrasi

Administrasi adalah sebuah bangunan hubungan yang tertata secara sistematis yang membentuk sebuah jaringan yang saling bekerjasama satu sama lainnya untuk mendukung terwujudnya suatu mekanisme kerja yang tersusun dan mencapai tujuan yang diharapkan (Fahmi, 2015:1).
Pengertian Administrasi Administrasi berasal dari bahasa latin: Ad yang berarti intensif dan ministrate berarti melayani, membantu, memenuhi. Jadi administrasi adalah melayani dan membantu secara intensif (Sukarna, 1990).
Pengertian administrasi menurut para ahli antara lain:
1) Ulbert, mengemukakan bahwa Administrasi secara sempit didefinisikan sebagai penyusunan dan pencatatan data dan informasi secara sistematis baik internal maupun eksternal dengan maksud menyediakan keterangan serta memudahkan untuk memperoleh kembali baik sebagian maupun menyeluruh. Pengertian administrasi secara sempit ini lebih dikenal dengan istilah Tata Usaha
2)  Wh Evans, Administrasi adalah fungsi yang menyangkut manajemen  dan pengarahan semua tahap operasi perusahaan mengenai pengolahan bahan keterangan, komunikasi, dan ingatan organisasi.
3)  Arthur Grager mendefinisikan Administrasi merupakan fungsi tata penyelenggaraan terhadap komunikasi dan pelayanan warkat suatu organisasi.
4)   William Leffingwell dan Edwin Robinson, Administrasi adalah cabang ilmu manajemen yang berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan perkantoran secara efisien, kapan, dan dimana pekerjaan itu harus dilakukan
5)  George Terry, Administrasi adalah perencanaan, pengendalian, dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran, serta penggerakan mereka yang melaksanakannya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
6)   The liang Gie mengemukakan bahwa Administrasi adalah segenap rangkaian perbuatan penyelenggaraan dalam setiap usaha kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
7)   Sutarto mengemukakan bahwa admministrasi adalah suatu proses penyelenggaraan dan pengurusan segenap tindakan/kegiatan dalam setiap usaha kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan.
8)  Luther Gullick mengemukakan bahwa administrasi adalah sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan suatu pekerjaan untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan.
9)  John M. Pfiffner mengemukakan bahwa administrasi adalah pengerorganisasian dan pengarahan sumber-sumber yang berupa manusia/tenaga kerja dan materian untuk mencapai tujuan akhir yang diinginkan.
10) William H. Newman menyebutkan bahwa administrasi adalah pemberian pedoman, kepemimpinan dan pengendalian kegiatan sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama.
 
Pengertian Bisnis
Bisnis berasal dari bahasa Inggris yang berarti Perusahaan, Urusan atau Usaha. Misalnya The Grocery Business artinya perusahaan sayur mayur, It is not your Business,yang artinya ini bukan urusanmu, This store is going out of business, artinya toko ini akan menghentikan usahanya (Alma, 2017:20).
Hughes dan Kapoor menyatakan: Business is the organized efford of individuals to produce and sell for a profit, the goods and services that satisfy society’s needs. The general term business refers to all such efforts within a society or within an industry. Maksudnya bisnis ialah suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk  menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Orang yang berusaha menggunakan uang dan waktunya dengan menanggung resiko, dalam menjalankan kegiatan bisnis disebut entrepreneur.
Brown dan Petrello (1976) menyatakan bahwa “Business is an institution which produces goods and services demanded by people. Artinya bisnis ialah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat
 
Pengertian Administrasi Bisnis
Administrasi Bisnis adalah suatu tata susunan yang mengklasifikasikan dan menjelaskan setiap tahap-tahap pekerjaan dalam bisnis yang disajikan secara jelas dan tegas serta terencana (Fahmi, 2015:2).
Pengertian Administrasi  Bisnis menurut para ahli adalah sebagai berikut:
1)   Menurut Prof. Dr. Mr. S. Prajudi admosudidjo menyatakan bahwa Administrasi Niaga adalah suatu organisasi niaga secara keseluruhan dan mengejar tercapainya tujuan-tujuan yang bersifat bisnis objektif dan Administrasi Niaga tersebut dijalankan oleh setiap manager dalam suatu organisasi niaga.
2)  Menurut Sukarno dan Ibrahim Iblis menyatakan bahwa Administrasi Niaga adalah kegiatan dibidang produksi, transportasi, asuransi perbankan dll dibidang perusahaan swasta.
3)   Menurut Sheldo dan Urwik menyatakan bahwa Administrasi Niaga adalah industri yang berkaitan dengan penetapan kebijakan perusahaan, koordinasi produksi, keuangan dan distribusi, penentuan arah organisasi dan kontrol tertinggi eksekutif.
4)  Menurut Y.Wayong menyatakan bahwa Administrasi Niaga adalah Keseluruhan kegiatan mulai dari produksi barang dan jasa sampai tibanya barang dan jasa tersebut ditangan konsumen.
 
Dalam karya besar Henri Fayol yang berjudul Administration Industrielle Et Generaleyang membawa pengaruh besar atas ide-ide manajeman bisnis di Eropa dan terutama pada sejumlah Negara latin Amerika membagi fungsi pokok “ADMINISTRATION” kedalam lima aspek pokok, antara lain:
1)  Merencanakan ( to plan)
2)  Mengorganisasi (to organize)
3)  Memimpin (to command)
4)  Melaksanakan pengkoordinasian ( to coordinate)
5)  Melaksanakan pengawasan (to control)
 
Format Penyusunan Administrasi Bisnis
Dalam penyusunan administrasi bisnis dilakukan dengan berdasarkan pada dua format yaitu (Fahmi, 2015:2):
1)  Penyusunan secara manual, yaitu suatu tata susunan administrasi bisnis yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan komputer dan sejenisnya namun tidak terkoneksi dengan jaringan internet. Data dan informasi hanya diketahui pihak yang memiliki akses langsung dengan sumber data. Penggunaan manual ini biasanya digunakan pada data-data yang dianggap penting atau bersifat rahasia. Contohnya blue print rencana bisnis atau inovasi produk.
2)   Penyusunan secara modern, yaitu suatu mekanisme susunan administrasi bisnis yang tertata secara modern dengan melibatkan komputer dan perangkat informasi teknologi lainnya yang terkoneksi secara internet serta memiliki jaringan kerja yang diakses oleh berbagai pihak.
 
Tujuan Administrasi Bisnis
Tujuan administrasi bisnis menurut Fahmi (2015:2) antara lain:
1)  Untuk menciptakan arah pekerjaan tertata sesuai dengan visi dan misi manajemen perusahaan.
2)  Untuk membangun pengawasan dan bisa menghindari dari kesalahan yang mungkin timbul selama pekerjaan dilakukan.
3)    Menumbuhkan kepercayaan kepada para stakeholder terhadap kinerja perusahaan baik secara jangka pendek dan jangka panjang.
 
Sejarah Adminsitrasi Bisnis Modern
Sejarah awal administrasi modern dimulai dan di gagas oleh seorang tokoh Amerika yang bernama Frederick Winslow Taylor yang selanjutnya dikenal bapak manajemen modern. Gerakan ini dimulai tahun 1886 yang menandai dua perkembangan administrasi yaitu:
a. Berakhirnya status administrasi sebagai seni semata-mata
b. Tibanya era modern bagi administrasi yang disamping sebagai seni, mulai berkembang sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan.
Tokoh yang dianggap berhasil dalam mengaplikasikan konsep FW Taylor salah satunya adalah Henri Fayol yang merupakan seorang pekerja di sektor pertambangan. Fayol mengamati bahwa karena ketidakmampuan pimpinan perusahaan untuk mengelola sumber-sumber yang tersedia, perusahaan tersebut nyaris mengalami  kehancuran. Fayol mencari penyebab-penyebabnya dan di tuangkan dalam buku yang berjudul Administration Industrielle et Generale yang terbit pada tahun 1916. Selanjutnya konsep tersebut diaplikasikan ke seluruh dunia sampai saat ini.
 
Administrasi Bisnis Pendukung Sustainable Competitive Advantage (SCA)
Ilmu administrasi yang baik mampu mewujudkan Sustainable Competitive Advantage (SCA) karena adanya kerangka kerja (framework) administrasi dalam penataan langkah-langkah berkelanjutan. Beberapa bentuk kegagalan perusahaan disebabkan oleh ketidakmampuan menciptakan inovasi produk karena data yang diinginkan tidak dengan mudah diperoleh. Lima kekuatan strategi SCA menurut Aaker, 1998 antara lain yaitu: diferensiasi, biaya rendah, fokus, kepeloporan, sinergis  (Fahmi, 2015:4-5).
 
Adminsitrasi dan Rotasi Jabatan
Salah satu cara untuk membangun adminsitrasi yang modern dan bernilai saing dipasar adalah dengan melakukan rotasi jabatan. Ada beberapa tujuan utama perlu dilakukan rotasi jabatan yaitu:
a. Untuk membangun kompetensi penguasaan secara menyeluruh tidak hanya ahli dalam satu bidang saja.
b. Menghilangkan kebosanan dalam bekerja.
c. Menghilangkan kemungkinan terjadinya korupsi. Jika terlalu lama membuat seseorang mengerti bagaimana mengambil celah untuk melakukan korupsi.
 
 
Daftar Pustaka
Alma, B. (2017). Pengantar Bisnis. Bandung: Alfabeta
Fahmi, I. (2015). Pengantar Ilmu Administrasi Bisnis. Bandung: Alfabeta
Afifah, U. Z. (Mei, 2014). Mengenal Lebih dalam Administrasi Bisnis. Retrieved March 11, 2018 from http://ulfianazahraini.blogspot.co.id/2014/05/mengenal-lebih-dalam-administrasi-bisnis.html
Indah, L. N. R. R. (2014). Administrasi Bisnis. Berbagi Pengetahuan Retrieved March 11, 2018 from https://lindanoer.wordpress.com/2014/01/08/administrasi-bisnis-2/
 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.